Kurikulum Prodi S1 Pendidikan Teknik Bangunan disusun berdasarkan peraturan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) Tahun 2012, dan sesuai kebutuhan stakeholder. Kurikulum Prodi S1 Pendidikan Teknik Bangunan juga disusun sesuai dengan kerangka kurikulum yang ditetapkan oleh universitas. Kurikulum ini terdiri dari Matakuliah Pengembangan Kepribadian Inti (MPK inti), Matakuliah Keilmuan dan Ketrampilan (MKK), Matakuliah Pengembangan Kepribadian Institusional, Matakuliah Dasar Keahlian (MDK), Matakuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB), dan Matakuliah Keahlian Berkarya (MKB). Matakuliah yang tergabung dalam kurikulum terdiri dari dua kelompok bidang yaitu bidang pedagogis dan bidang keilmuan teknik sipil. Kurikulum Prodi S1 Pendidikan Vokasional Konstruksi Bangunan ini mendukung visi dari Unesa dan menjalankan misi untuk meraih tujuan pendidikan. Kurikulum Prodi S1 Pendidikan Teknik Bangunan ini direview dan diupdate secara periodik setiap 5 tahun sekali untuk disesuaikan dengan perkembangan keilmuan yang terjadi di luar program studi agar tetap memiliki proporsi inti keilmuan Pendidikan Teknik Bangunan yang signifikan. Kurikulum terakhir yang diterapkan adalah kurikulum 2019. Kurikulum yang diterapkan ini telah disesuaikan dengan materi yang diajarkan di SMK dan mengadopsi paradigma baru pendidikan yaitu:

1.Learner centred education/learning

2.Continous improvement

3.International accreditation and benchmarking dan BAN-PT

Untuk memperoleh gelar sarjana mahasiswa wajib menempuh 144 SKS yang terdiri dari 135 SKS matakuliah wajib dan 9 SKS matakuliah pilihan dari 16 SKS yang disediakan. Kurikulum 2019 Prodi S1 Pendidikan Teknik Bangunan ini dirancang untuk 8 semester, dimana pada tahun pertama mahasiswa diberikan pengetahuan-pengetahuan dasar baik dalam bidang pendidikan maupun ilmu ketekniksipilan, tahun kedua mahasiswa secara umum mendapatkan pengetahuan lanjutan dari teori dasar yang diperoleh dari tahun pertama, pada tahun ketiga mahasiswa lebih ditekankan untuk menguasai ilmu terapan dibidang ketekniksipilan sedangkan untuk bidang pendidikan mahasiswa diarahkan untuk mempraktikkan ilmu pendidikan di lapangan, dan tahun keempat mahasiswa membuat final project yang berkaitan dengan masalah-masalah pembelajaran di sekolah kejuruan. Ilustrasi model kurikulum ditunjukkan pada gambar di bawah ini.




Untuk struktur kurikulum yang digunakan di 2020 dapat diunduh di sini: Struktur Kurikulum Akademik 2020